Posted by on Jul 27, 2013 in Alam |

Danau adalah sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas, yang dapat terjadi karena mencairnya gletser, aliran sungai, atau karena adanya mata air. Biasanya danau dapat dipakai sebagai sarana rekreasi, dan olahraga. Indonesia memiliki cukup banyak danau di hampir setiap provinsinya. Danau-danau tersebut ada yang luas, besar, maupun dalam. Danau yang terkenal di Indonesia adalah danau Toba. Tahukah Anda danau terdalam yang ada di Indonesia? Berikut adalah 3 danau terdalam di Indonesia.

1. Danau Matano (594 m)

danau-matano

Danau Matano

Danau Matano terletak di Soroako, Kab. Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Danau ini memiliki kedalaman 594 meter sehingga dinobatkan sebagai danau terdalam di Indonesia. Menurut WWF, danau ini merupakan danau terdalam di Asia Tenggara serta terdalam ke 8 di dunia. Tidak mengherankan jika beberapa ilmuwan mengusulkan agar danau ini menjadi world heritage. Danau ini terletak di kordinat  2 ° 29’7 “S 121 ° 20’0″ E. Danau Matano bukan merupakan pembentukan dari beberapa anak sungai, tetapi terbentuk dari ribuan mata air sehingga tidak akan pernah mengalami kekeringan. Air danau ini sangat jernih. Di Danau Matano ini terdapat berbagai jenis flora dan fauna endemik yang masih terjaga dengan baik.  Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan bahwa ekosistem danau ini tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak 1930 hingga sekarang.

Di salah satu bibir Danau Matano terdapat tebing batu papan, juga terdapat beberapa lubang gua yang di dalamnya terdapat sisa peninggalan sejarah seperti tombak, parang, dan juga peralatan rumah yang terbuat dari besi kuningan, yang diperkirakan telah ada sejak ratusan tahun silam. Uniknya, tiga dari enam buah gua yang ada di sekitar danau Matano berada tepat di bibir danau, di mana liang gua tersebut, alur liangnya tembus dari tebing batu ke air danau. Ada juga yang lokasinya berada tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk, di mana gua ini banyak dihuni kelelawar, terdapat banyak tulang belulang dan tengkorak manusia. Masyarakat setempat menyebut gua tersebut sebagai gua tengkorak. Hal lain yang menarik dari danau Matano adalah pulau-pulau di dalamnya. Di pesisir tenggara tepatnya di daerah Otuno dan Soluro terdapat beberapa pulau seperti Nuha Langkai (Nuha artinya pulau, langkai artinya besar: Pulau Besar) dan Nuha Le (Pulau Alang-Alang).

2. Danau Toba (529 m)

danau-toba

Danau Toba

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Danau ini memiliki kedalaman maksimum 529 meter. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Danau Toba sebagai  danau vulkanik terbentuk saat ada ledakan gunung berapi pada 69.000 – 77.000 tahun lalu, yang diperkirakan  sebagai salah satu ledakan gunung berapi terbesar di dunia. Setelah ledakan tersebut, terciptalah kaledra (cekungan pada tanah sesudah letusan vulkanik) yang kemudian terisi oleh air dan  membentuk danau yang sekarang kita ketahui sebagai danau Toba. Di tengah danau Toba  terdapat pulau kecil yang  disebut pulau Samosir.

Danau ini terletak pada ketinggian 906 m di atas permukaan laut. Terdapat pantai curam diselingi dengan lembah kecil menciptakan pemandangan yang fantastis. Akhir terdalam dan pegunungan tertinggi berada di ujung timur lautnya. Pelatih asal Belanda HN van der Tuuk adalah orang Eropa pertama yang melihat dan melaporkan tentang danau ini pada tahun 1847. Danau Toba telah menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias. Panorama danau Toba ini telah menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

3. Danau Poso (450 m)

danau-poso

Danau Poso

Danau Poso merupakan sebuah danau yang terletak di  Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.   Danau ini merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan   panjang 32 km dan lebar 16 km. Danau ini terletak pada ketinggian 657 meter di atas permukaan laut dan memiliki kedalaman maksimum 450 meter. Danau yang tenang dan luas ini menjadi tempat peternakan ikan belut, ikan Sidat atau Sogili terbesar di dunia, yang panjangnya bisa sampai 2 meter. Danau ini juga dikelilingi alam perbukitan yang ditumbuhi tanaman cengkeh. Pada saat cengkeh berbunga (bulan Juni hingga November), pohon cengkeh akan mengeluarkan aroma harum bunga cengkeh.

Di sekitar danau, masih di kawasan Desa Tentena, ditemukan gua yang cukup dalam, sampai ke dasar danau. Di desa Bancea, desa di pesisir pantai danau dapat ditemukan Pelestarian Angrek terbesar di Indonesia yaitu Angrek Hitam yang sangat khas dan hanya ada di daerah ini. Beberapa kilometer dari Tentena ditemukan air terjun Salu Opa dan tempat pembuatan Sovenir Kayu Ebony. Danau Poso merupakan salah satu Danau terindah di dunia dengan pasir putih yang terdapat pada tepi sampai di dasar Danau. Pada pertengahan tahun sembilan puluhan, danau ini pernah menjadi Agenda Wisata Dunia yang dikenal dengan Festival Danau Poso.

Reference:

http://www.pematangtahalo.web.id/2012/12/10-danau-terdalam-di-indonesia.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_danau_terdalam_di_dunia

http://www.sumatraecotourism.com/laketoba.html

http://www.medanku.com/lake-toba-north-sumatra/

http://getaroundindonesia.com/i/north-sumatra/toba-lake

http://www.zimbio.com

http://www.traveldudes.org/travel-tips/lake-toba-north-sumatra-largest-volcanic-lake-world/2983

http://www.indonesiaphoto.com/regions/sumatra/lake-toba/

http://www.travel-indonesia.com/sumatra-guide.html

http://www.indonesia.travel/en/destination/733/ancient-lake-poso

http://www.thejakartapost.com/news/2013/02/13/lake-matano-charms-amid-mining.html